Navigation Menu+

Tenbagger Hunter Stock

Posted on Mar 5, 2017 by in saham | 0 comments

saham tenbagger

Istilah Tenbagger pertama kali diperkenalkan oleh Peter Lynch dalam bukunya “One Up On Wall Street”. Peter Lynch mendefinisikan tenbbager sebagai “semua investasi yang mempunyai potensi untuk meningkat sebesar sepuluh kali lipat (1000%) atau lebih”

Nasehat Peter Lynch yang terkenal di buku tersebut, adalah

As long as you invest for the long term, your portfolio can reward you.

Kriteria-kriteria Lynch berinvestasi adalah

1. Saham tersebut mempunyai Price/Earning Ratio di bawah rata-rata industri (yang setara) dan di bawah rata-rata 5 tahunan
Dalam menyeleksi saham ten bagger kita harus mencari saham yang murah yakni saham dengan PER sekecil mungkin. Saya memberikan patokan PER 20 karena saham yang bagus bisa saja mendapatkan harga yang premium namun tidak perlu mahal-mahal sampai ke PER 30 karena akan merusak hasil investasi dalam jangka panjang. 

 

2. Rata-rata pertumbuhan dalam 5 tahun (Earning Per Share) Tinggi, tapi di bawah 50%
five-year growth rate in operating earnings per share (EPS) was high but below 50% Ten bagger hanya dihasilkan dari perusahaan hebat dan konsisten. Perusahaan-perusahaan hebat ini dapat mengulang kesuksesan-kesuksesannya dari tahun ke tahun tanpa masalah. Mereka selalu konsisten dalam mencetak laba dan labanyapun terus naik seiring waktu. Konsistensi inilah yang membuat investor menyukai sahamnya dan berani membayar dengan harga yang premium.

 

3. Pertumbuhan laba dan ekuitasnya minimal 2 digit
Dalam mencetak laba, perusahaan-perusahaan calon ten bagger mampu meningkatkan labanya minimal 2 digit yakni minimal 10 % pertahun secara konsisten. Dengan kecepatan pertumbuhan yang seperti ini maka pertumbuhan ekuitasnya pun akan semakin cepat yang artinya semakin besar maka semakin cepat dalam melipatgandakan asetnya

 

4. Penggunaan hutang yang tidak banyak
Sedikitnya hutang menandakan perusahaan tersebut sangat efektif dalam mengelola aset dan tidak membutuhkan biaya tambahan dalam berekspansi karena adanya risiko dalam hutang. Kalau bisa temukan perusahaan yang memiliki kas melebihi jumlah hutangnya. Terutama untuk hutang jangka panjang

 

5. Saham tersebut anti krisis
Yang dimaksud disini adalah saham tersebut tidak terpengaruh oleh krisis yang terjadi di dunia atau di negara tersebut. Mungkin harga sahamnya akan jatuh tapi kondisi fundamental perusahaannya tetaplah sama yakni sama-sama bagus. Jika saham tersebut berada pada kondisi yang demikian maka saham tersebut akan rebound kembali saat keadaan ekonomi membaik

 

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *